kursor imut

My Melody Crying

Senin, 06 Mei 2013

goresan hati tengah malam

♥♥♥~Teruntuk calon ibu mertuaku~♥♥♥
Duhai ibu, bolehkah aku menyapamu dengan sebutan ibu?
Aku memang wanita yang ingin dijadikan pendamping oleh putramu,
Tapi bu, ini baru terbersit dalam hatinya
Karena, putramu belum berani mengungkapnnya padamu ibu,
Dia sangat takut dengan amarahmu, takut dengan semua penolakanmu,
Aku merasa iba dengan putramu, wahai ibu,
Bu, putramu bukan anak kecil lagi yang selalu engkau anggap tak tahu apa-apa,
Putramu ingin bertaqwa kepada Allah dengan jalan mengikuti sunnah,
Menikah, ya dengan menikah kesempurnaan dien pada putramu akan diperolehnya,
Bu, setidaknya kita sama-sama wanita,
Kita mempunyai suasana hati yang tak jauh berbeda dengan makhluk yang bernama laki-laki,
Bolehkah aku meminta izin kepadamu? Duhai ibu,
Izinkan aku menjadi wanita shalihah sepertimu,
Menjadi seorang istri yang selalu berbakti dan setia,
Menjadi ibu yang penuh ketegaran tuk melindungi anak-anaknya,
Maafkan aku bu, aku tak bermaksud merebut putramu dari pangkuanmu,
Izinkan aku tuk mencium tanganmu, mendapatkan do’a dari lisan indahmu,
Aku memang bukan anak seorang putri kerajaan bu,
Tapi aku janji , aku akan berusaha menjadi ratu yang bijaksana didalam kerajaan kecil putramu,
Malam ini, aku tak bisa pejamkan mataku bu,
aku teringat semua yang ibu ajukan padaku tuk bisa melangkahkan kakiku dirumahmu bu,
ah, aku serahkan semua suratan kehidupanku pada Allah,
 bila aku tak bisa mencium tanganmu , mungkin aku bukan yang terbaik tuk putramu,
atau kah waktu kan memutar cerita indah itu, aku tak tahu bu,
sebuah goresan hati dari perempuan yang mengharap do’a darimu.

Jumat, 12 April 2013

Menebus masa lalu By Sayyeda Khalee



Sirin terdiam melihat kencangnya mobil yang melewati jalan ibu kota dibilangan elit Jakarta Selatan. Tangannya memegangi perutnya yang ia rasakan semakin membesar tiap hari. Bulu mata lentiknya tak mampu menepis air mata kesedihan yang sangat menyiksa batinnya.
“Aku sudah tak berharga.” Ia bergumam pada dirinya sendiri .
Perlahan ia melangkahkan kakinya menyusuri anak tangga jembatan penyeberangan, ia bertekat ingin mengakhiri hidupnya serta hidup seeorang janin hasil cinta terlarangnya dengan seorang mahasiswa semester akhir yang menjadi guru les fisikanya. Ia merasa kecewa dengan sikap ibunya yang menyuruhnya menggugurkan kandungannya. Sirin tak mengerti kenapa ibunya sampai tega mengatakan hal seperti itu.
Allah, aku tak pernah mengerti kenapa ibuku sampai berkata seperti itu kepadaku? Bukankah ibuku pernah mengalami kehamilan seperti yang ia rasakan saat ini?
Allah, jika waktuku boleh dikembalikan. Aku tidak ingin bertemu dengan Kak Dion yang bermata teduh itu.
Kak Dion, aku sangat bodoh karena dengan mudahnya mempercayaimu sebagai pangeran belahan jiwaku. Kesempurnaanmu sebagai laki-laki muda penuh dengan magnet yang sanggup menarik diriku ke alam fatamorgana cinta. Cinta yang belum ku pahami seutuhnya yang membuatku menderita .
Kak, bila kau sungguh mencintaiku pasti kau telah menjadikanku istri dan membawaku hidup bersama.Aku tak menginginkan  apa-apa darimu. Aku hanya ingin kau bertanggung jawab atas  semua yang terjadi pada diriku saat ini. Aku tak sanggup melihat bayiku tumbuh tanpa ayah yang mendampinginya.
Sirin kembali membuka lipatan surat yang ia tulis sendiri. Ia ingin saat nyawanya sudah berpisah dengan jasadnya , ibunya dan Kak Dion membacanya. Setelah kematian ayahnya setahun lalu,  hanya Ibu, Keke sahabatnya, dan Kak Dion lah yang berada di dekatnya. Kak Dion menghilang bagai tenggelam dalam lautan setelah mengetahui dirinya mengandung benih cintanya. Sementara ia tak mungkin menghabiskan hari-hari di rumah Keke. Orang tuanya sangat keras, apa yang mereka lakukan jika mengetahui dirinya hamil diluar nikah.
Bisikan syetan berhasil mempengaruhi dirinya untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang zalim. Sirin menarik napas panjang, ia akan segera terjun dari jembatan penyeberangan menerjang arus kendaran yang lalu lalang dengan kecepatan tinggi.
“Astaghfirullah! Apa yang akan kau lakukan nak?” seorang ibu paruh baya dengan pembawaan halus segera memeluk tubuh lemah Sirin. Ibu itu sangat terkejut mekihat kaki Sirin sudah naik ke pagar pembatas jembatan.
“Tidak! Aku tidak ingin hidup lagi! Aku tak mau bayiku lahir tanpa ayah disampingnya! Aku sudah tak berharga !” Sirin terisak dipelukan wanita paruh baya tersebut.
“Kau tak pantas berkata seperti itu nak, semua jalan hidup kita sudah ada yang mengaturnya. Serahkan semua kepada Allah nak.”
“Bu, ibu tak merasakan apa yang saat ini terjadi pada saya. Saya mengandung seorang bayi hasil hubungan dengan laki-laki yang kukira mencintaiku.”
Dengan kelembutan seorang ibu, wanita paruh baya itu mengelus kepala Sirin.
“Nak, cukup lah kesalahan yang kau perbuat bersama laki-laki itu. Jangan kau hancurkan dirimu sendiri dengan tindakan bodoh seperti ini. Bertaubatlah, insya Allah dosa-dosa zina akan diampuni Allah jika sungguh-sungguh bertaubat.”
Masih dalam dekapan wanita paruh baya. Sirin yang memang kurang merasakan kasih sayang seorang ibu mendapat kehangatan pancaran kasih sayang seorang ibu melalui dekapan wanita paruh baya tersebut. Sirin merasakan aura yang begitu menentramkan jiwanya.
“Sebenarnya anda siapa bu? Ibuku sendiri tidak pernah memelukku sehangat ini. Ibuku sendiri menyuruhku untuk menggugurkan bayi ini.” Sirin bertutur sambil terisak.
“Saya makhluk Allah yang kebetulan dengan izin-Nya lewat sini, dan melihat adik seperti ingin meloncat ke bawah. Sungguh hati ibu sedih melihatnya. Tidak pantas seorang hamba yang lemah menentang kehendak-Nya dengan cara seperti ini.”
Sirin menatap wajah wanita paruh baya tersebut, ia melihat kebeningan matanya memancarkan kasih sayang seorang ibu sejati.

ikuti terus kisahnya,, follow my blog :)
 

Sabtu, 09 Februari 2013


Kasih Ar-Rahman tak terbatas


bY:
Sheela ash shitzuka


F
ebruari datang lagiii,, para ABG(Anak Baru Gede) yang rata-rata “gaul” di sekitar kita biasa latah sama nuansa pink di hati mereka. Katanya , valentine gitu loh saatnya nge-pink waktunya romantis. Sebenarnya rada basi juga sih, hari gini ngomongin valentine, karena saya yakin pembaca setia El-Hikmah pintar-pintar. Informasi juga sangat mudah diperoleh, jadi kali ini saya bukan membahas sejarah valentine day.
  
Sebagai seorang muslim yang beriman , kasih sayang, sudah pasti tidak perlu kita rayakan hanya satu tahun sekali. Ribuan hadist Rosululloh Muhammad Shollallohu ‘Alaihi WaSallam mencantumkan kasih sayang menyayangi sebagai kewajiban kita sebagai muslim. Man laa yurham laa yarham, barang siapa tidak menyayangi niscaya tidak disayangi.
 
Orang tua, kerabat, guru, sahabat, teman , bahkan orang yang tidak menyukai kita pun harus kita curahkan kasih sayang. Orang tua kita membesarkan kita, mendidik kita dengan sabar setiap hari dengan kasih yang begitu hebatnya, hingga kita bisa menjadi manusia-manusia dewasa yang bisa menghargai kerja keras serta pengorbanan mereka. Bagi yang sudah menikah, tentunya merasakan kasih sayang Allah terasa berlipat ganda karena hadirnya kehangatan cinta melalui pasangan hidup yang menyayangi dan mengasihi dirinya. Bagi yang masih melajang alias belum menikah, tentu mendapatkan kasih sayang sembunyi-sembunyi berupa do’a yang tulus setiap saat dari secret admirer masing-masing, hehehe .

Al-Qur’anul karim memaktub kasih sayang Ar-Rahman dalam kalam-Nya , mari buka surat Ar-Rahman. Fabiayyii aalaaaaa i Robbikumaa tukadzzibaan , Maka nikmat mana lagi yang engkau dustakan? Kalimat ini terus terulang-ulang hingga akhir surat. Ya, karena kasih sayang-Nya lah semua makhluk diberi kenikmatan-kenikmatan yang tiada terkira luar biasanya. Bahkan yang ingkar terhadap kuasa-Nya pun diberi kenikmatan. Allah Subhana Wa Ta’ala Sang Maha Pengasih senantiasa melimpahkan sayangnya kepada semua makhluk tanpa pilih kasih. Yang miskin, yang kaya , sama-sama diberi makan, sama-sama diberi kesempatan beribadah. Yang tua, yang muda , sama-sama diberi kesempatan belajar dan bertaubat.
Terlintaskah dibenak kita, sekering-keringnya padang tandus .

 Atas limpahan kasih-Nya lah si kaktus berduri mampu berdiri kokoh menantang debu pasir . Atas kasih sayang  Allah pula bayi Musa diselamatkan dari pembunuhan oleh Raja Fir’aun. Insan beriman , insan kuffar , semuanya mendapat kenikmatan dari-Nya. Udara , kesehatan, makanan, pakaian, dan masih banyak kenikmatan-kenikmatan yang tak bisa disebutkan satu persatu.
 Hewan sampai tingkat terlemah seperti siput pun tak lepas dari kenikmatan yang diberikan Allah dalam perjalanan hidupnya. Allah sebagai Sang Khalik memberikan kasih sayang-Nya unlimited , tak terbatas. Mengapa kita sebagai makhluk ciptaan-Nya yang lemah , seringkali membatasi rasa syukur disetiap detik-detik kehidupan yang luar biasa nikmat ini ? Sholat kita , do’a kita , dzikir kita , apakah sudah cukup untuk membuktikan sayang kepada Ar-Rahman , Sang Maha Pengasih ?


Setiap hari kita terbangun dengan kasih sayang-Nya menghirup oksigen yang gratis bagi kita yang diberi nikmat sehat. Setiap hari kita merayakan cinta dari-Nya melalui sholat sebagai manifestasi bentuk nyata rasa syukur atas kenikmatan-kenikmatan yang Allah anugerahkan . SubhanAllah, jika setiap hari kita merayakan cinta dari-Nya , apakah yang merayakan cinta hanya satu tahun sekali tidak menyadari pemberian tak terbatas dari Sang Maha Pencipta ?

Rabu, 12 Desember 2012


Jakarta,25 Nopember 2012

IJT#6 Islamic Journalist Training

 “Semangat Perubahan dengan Media Islam”

Alhamdulillah, hari ini hari terakhir ana mengikuti IJT#6 (Islamic Journalist Training) yang diselenggarakan oleh LDK Universitas Negeri Jakarta.Setelah menerima semua materi yang diberikan oleh pembicara yang berasal dari berbagai media dakwah Islam, seperti Hidayatullah, Dakwatuna.com, Firmadani.com, buletin Nuraniku,  dan sederet nama media dakwah lainnya.
Acara yang berlangsung hingga jam 3 sore,selama dua hari berturut-turut cukup melelahkan karena jarak antara rumah ana dan kampus UNJ tidak bisa dibilang dekat.Dengan semangat yang menggebu untuk mengetahui seluk-beluk jurnalistik,ana bertekad mengikuti materi hingga selesai di hari kedua.
Beragam kalangan dari berbagai daerah jabodetabek turut meramaikan acara ini, antara lain, pelajar SMP ,  hingga mahasiswa/i yang berasal dari berbagai macam kampus.Dengan HTM senilai Rp 20.000,-/pelajar&mahasiswa serta Rp 25.000,-/umum , peserta nantinya akan diberikan sertifikat yang pastinya akan berguna dimasa depan kelak.
Banyak sekali ilmu yang ana dapatkan diacara ini, jadi tahu kalau sebenarnya profesi jurnalis/wartawan itu profesi yang sangat membutuhkan nyali dan persiapan yang tangguh.Dijelaskan pula bahwa seorang jurnalis tidak boleh mencampurkan antara opini dan emosi dirinya sendiri ke dalam tulisan yang akan dijadikan berita.Seorang jurnalis harus menyampaikan kebenaran dalam sebuah berita,tidak boleh memihak kepada siapa yang dibela.
SubhanAllah,ternyata peran media sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan sebuah negara.Bagaimana sebuah sejarah bisa diputar balikkan oleh seorang jurnalis, disinilah tantangan profesi jurnalis, apakah ingin kaya dengan hasil uang suap sebuah berita yang sudah disetting alurnya ataukah ingin menjadi jurnalis yang “pas-pas” an bahkan ancaman karena sebuah fakta yang ditulis.
Saat ini masyarakat kita seringkali dibuat resah oleh pemberitaan media yang identik memojokkan Islam.Fitnah disana-sini, hanya karena berpenampilan layaknya sunah Rosululloh seseorang kerap dihakimi sepihak.Disinilah peran media Islami sangat dibutuhkan untuk menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya terjadi.Sungguh bukan rahasia umum lagi bahwa musuh-musuh Islam siap menyerang dari berbagai penjuru arah,salah satunya lewat pembentukan mind set yang salah di masyarakat awam.
Melalui media-media informasi hasil karya jurnalis musuh Islam , dengan mudahnya mereka memberitakan suatu kejadian yang belum terbukti kebenarannya,sebut saja kasus teroris dan Densus 88.Musuh Islam itu selalu membuat Head Line yang miring tantang Islam.Menyebut Islam penuh kekerasan , begini , begitu , bla bla bla . ,
Tentunya kita sebagai generasi muda Islam tak akan mau dien nya difitnah dan diinjak-injak oleh oknum kafir yang notabene musuh kita semua ,para pemuda Islam.Kita sebagai pemuda Islam harus lebih awas dan sigap menghadapi badai ke-toghut-an yang dibawa oleh kaum Liberal, Feminis , dan masih banyak lagi pemahaman-pemahaman lain yang siap menggoncang aqidah Islamiyah kita.
Ana menangkap beberapa pesan penting lewat IJT#6 ini, bahwa peran Media Islam sebagai sarana dakwah sangatlah urgent diperlukan umat Islam saat ini ditengah gempuran fitnah akhir zaman.Dakwah tersebut bisa lebih mudah disebarkan lewat media informasi yang mendukung kemajuan dan kebangkitan Islam ,seperti Hidayatullah.com dan tentunya buletin tercinta El-Hikmah.Apalagi dizaman canggih serba nge-klik ini, dalam hitungan detik dunia sudah digenggaman tangan.
Tapi, apa benar semua lapisan masyarakat Indonesia sudah menikmati fasilitas internet? Ternyata masih ada beberapa wilayah di nusantara yang masih sulit mengakses informasi.Sebut saja beberapa daereh pelosok di pulau-pulau tertentu ,misalnya Papua, Kalimantan dan beberapa wilayah terpencil lainnya.Media dakwah Islami Hidayatullah masih menerbitkan majalah untuk didistribusikan kepada seluruh masyarakat yang berada di wilayah terpencil, dengan berbagai macam resiko yang harus ditanggung.Pembicara dari Hidayatullah bercerita bahwa salah satu dari tim ada yang tewas dimakan buaya saat melintasi sungai ketika berusaha membagi-bagikan majalah dakwah kepada warga setempat.Masya Allah , begitu beratnya resiko yang diemban demi sebuah eksistensi syiar Islam!

Selasa, 11 Desember 2012


Masehi
(Tahun berdasar kelahiran Isa Al Masih Putra Maryam,dianggap Yesus oleh Nasrani)

By: SHEELA ASH SHITZUKA

 
Assalamu’alaikum sahabat ,
Belum lama kita merayakan tahun baru Hijriah di bulan Muharram, seolah tak mau ketinggalan Umat yang lain juga akan merayakan tahun baru Masehi. Sistem kegiatan kita sehari-hari memakai penanggalan Masehi ini.Mulai dari kalender pendidikan hingga pemerintahan.Oke , semua sudah pasti tahu , kita telah berada di bulan Desember, bulan paling bontot dalam penanggalan Masehi.
Dalam bahasa Inggris sering ditemukan tulisan berupa singkatan untuk menyebut suatu historis kejadian atau peristiwa. Misal March 5th BC , nah yang perlu kita ketahui adalah makna BC atau ana lebih mengenal dengan cara membaca Before Chrismast. Ya di kamus bahasa Indonesia-Inggris sendiri kata Chrismast bermakna Natal. Umat nasrani mencatat dalam sejarah mereka suatu peristiwa sangat penting bagi mereka, yaitu kelahiran Yesus Kristus yang kita kenal sebagai Nabi Isa ‘Alaihissalam.Contoh penanggalan Before Chrismast tadi bisa berarti 5 Maret sebelum Natal, sebelum kelahiran Yesus.
Inilah keutamaan dari sebuah identitas suatu kaum/umat.Kita sebagai umat muslim sudah terlalu jauh megikuti identitas umat lain, termasuk masalah penanggalan. Kaum muslim di Indonesia lebih condong hafal nama-nama bulan ditahun Masehi ketimbang nama-nama bulan Hijriah. Sungguh bagaimana kita bisa menjadi muslim yang sebenarnya kalau kita tidak menghargai nilai-nilai sejarah yang kita punya. Hijriah dan Masehi sama-sama memiliki 12 bulan, namun tidak sama dengan makna yang dikandung keduanya.
Hijriah merupakan penanggalan yang digunakan umat Islam yang berpatokan pada hijrahnya Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wa Sallam dari Mekkah ke Madinah, bisa bermakna pula hijrahnya peradaban jahiliyah ke peradaban Islam yang cemerlang.
Masehi , suatu sistem penanggalan yang perhitungannya menggunakan nilai sejarah kaum Kristen yang berdasar pada hari kelahiran Isa Bin Maryam. Mereka disesatkan dalam pikiran mereka sendiri yang menganggap Isa ‘Alaihissalam adalah anak Tuhan. Menganggap bahwa “anak” Allah telah lahir , mereka anggap Isa ‘Alaihissalam adalah sang juru selamat penebus dosa umat manusia. Bukankah dosa seorang manusia akan dipertanggungjawabkan atas dirinya sendiri? Jauh dari logika jika seseorang mau menebus dosa manusia lainnya.
Nah,jika fondasi suatu sistem sudah diragukan kebenarannya , mengapa masih dipertahankan hingga kini? Tak lain hanya karena kebodohan yang menutupi akal sehat jika jelas-jelas sesuatu yang salah masih dianggap benar.
Lalu apa yang terjadi dengan fenomena di milenium 3 ini? Hampir seluruh dunia selalu merayakan malam pergantian tahun Masehi. Kembang api sangat meriah menghiasi langit malam pergantian 31 Desember menuju 1 Januari.Sesuai peristiwa Natal tadi , itulah sebab mengapa lagu-lagu pujian umat Kristen dan nasrani selalu berisi ucapan Natal dan tahun baru yang selalu berdampingan hingga kini. Tradisi mereka setelah Natal pasti merayakan tahun baru.Lalu setelah mengetahui kaitan antara tradisi non muslim , mengapa kita masih menghabiskan kegiatan di malam yang sama dengan kegiatan yang sama persis dengan mereka?
Bukankah Rosululoh Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam telah bersabda , “Barang siapa mengikuti kebiasaan suatu kaum, maka ia termasuk golongan tersebut.” Na’udzubillah Min Dzalik, maukah kita menjadi golongan umat yang kuffar terhadap Allah Subhana Wa Ta’ala? Tentu kita tidak mau seperti mereka yang telah dijanjikan siksa dan adzab yang sangat pedih oleh-Nya.
Memang sulit bagi kita untuk menolak ajakan teman-teman kita , untuk sekadar bersenang-senang menikmati hiburan di tempat-tempat rekreasi yang sering mengadakan acara live party serta have fun yang tentunya sangat menyenangkan kaum muda sepert kita. Tapi kita juga harus berpikir , pantaskah kita bersenang-senang , sementara banyak saudara-saudari kita di Palestin sedang ditindas oleh kaum yang tradisi tahun baruannya kita tiru? Maukah kita disamakan dengan kaum yang menindas saudara-saudari kita di Palestin ? Berpikirlah sahabat..,

Wallohu ‘Alam Bisshowab

Minggu, 11 November 2012


‘met Birth Day Era
Ibu heran melihat Sasa , sejak dari pulang sekolah hingga saat ini belum makan.Tampak jelas raut wajah Sasa seperti sedang gelisah memikirkan sesuatu.
“Kamu kenapa Sa?”
“Ah,nggak apa-apa kok bu.”
“kok dari tadi belum makan ?Apa perlu Ibu suapain?”
“Nggak usah bu,Sasa bisa makan sendiri.”
Akhirnya Sasa makan siang juga walaupun sebenarnya sudah sore.Pikirannya kini sudah jernih tidak seperti tadi,kusut(emangnya benang, hehe).Lalu ia pun bercerita kepada ibunya.
“Bu,cocoknya aku ngasih kado apa ya?Buat sahabatku si Era?”
“Oh,soal itu.Kirain apaan,bingung banget sih dilihatnya.”
“Habis Sasa bingung pengin ngasih apaan ke Era,Sasa sih maunya yang berharga,tapi Sasa nggak punya uang untuk beli.”
“Bagaimana kalau tas yang Ibu rajut itu?Memang  belum  jadi,tapi kalau kamu mau Ibu akan menyelesaikannya.”
“Nanti dulu deh bu,Sasa pikir-pikir dulu.”
“Ya sudah,sekarang kamu mandi dulu sana.”
Malamnya Sasa menulis kartu ucapan ulang tahun untuk Era,
Untuk Era sahabatku,
Er, aku mo ngucapin selamat ulang tahun untukmu,semoga diusiamu yang ke limabelas inikamu bisa jadi remaja yang berguna dan panjang umur.Aku pasti berdo’a untuk kamu,termasuk soal cowok,semoga kamu punya pacar baru,hehehe.
Er,hanya ini yang bisa kuberikan,semoga kamu menyukainya,
Sahabatmu yang selalu menyayangimu,
Sasa.
“Bu,mana tas rajutannya?Sasa pengen bungkus sekarang.”
“Tadi ibu taruh di meja disamping mesin jahit.”

next...., bersambung...